Ada sembah sujud syukur...
Ada untai kata selamat...
Ada jabat tangan...
Ada langit bertabur kembang api...
Narasi dan aksi semarak setiap tahun baru...Namun,
Setelah semua narasi dan aksi itu
Para aktor kembali dengan akting tak terbarukan...
Narasi berbalut ego
Tanpa syair maaf dan terimakasih
Hanya syair keakuan dan keangkuhan
Hanya hipnotisme orasi silat lidah
Aksi berbalut keangkuhan
Lakon licik namun asyik
Meracik racun di wadah madu
Singkirkan lawan dan juga kawan
Yah...
Narasi dan aksi tanpa tranformasi setelah megah pesta tahun baru...
Baru tahunnya lama lakonnya...
Ah...
Semoga tahun baru ini benarlah baru...
Narasi dan aksi saling merangkul
Hadirkan syair cinta kasih sepanjang hari Lakonkan jabat tangan sepanjang masa Menyatukan segala beda
Aksi ulur tangan untuk yang lemah
Hingga suatu saat, entah tahun kapan
Ketika tubuh menjadi debu dan jiwa menjemput keabadian
dengan penuh kedamaian disuatu ruang hidup abadi bernama sorga....
Selamat menjemput tahun baru dengan spirit narasi dan aksi baru...
Kebaruan yang menghidupkan ...
***Seper Watu, Rinegetan Tondano
01 Januari 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar